Apriyanti Marwah
Apriyanti Marwah, akrab disapa Apri, adalah seorang aktivis perempuan muda yang aktif dalam berbagai gerakan sosial dan feminis di Indonesia. Fokus kerjanya berada pada isu-isu gender, seksualitas, lingkungan, serta penguatan komunitas perempuan dan anak muda.
Sebagai peneliti, fasilitator, dan penulis, Apri terlibat dalam beragam riset kritis, termasuk mengenai praktik Pemotongan/Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP), seksualitas, keamanan digital, dan isu lingkungan berbasis keadilan gender. Hasil riset dan keterlibatannya di lapangan banyak diwujudkan dalam bentuk buku, modul, dan karya tulis yang menjadi rujukan bagi komunitas dan gerakan perempuan.
Apri telah menulis dan berkontribusi dalam sejumlah buku dan modul, di antaranya Tentang Keamanan Digital (2025), Ekofeminisme VI: Planet yang Berpikir (2024), Jejak Bau Busuk: Kisah Perlawanan di Tanah Tercemar (2024), Digital Memory (2024), Merajut Kekuatan dari Pengalaman Perempuan (2023), Membicarakan Seksualitas, Membongkar Stigma (2023), dan Panduan Keamanan Perempuan Pembela HAM (2023). Selain menulis, Apri juga memprakarsai ruang-ruang belajar kolektif seperti Kelas Muda dan Second Chance, yang menjadi wadah pengorganisasian serta penguatan kapasitas generasi muda.
Saat ini, Apri bergabung dengan GPSP (Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan) memperkuat Divisi Media, Komunikasi dan Jaringan untuk memperluas kontribusinya dalam pendidikan politik dan sosial-budaya, serta terus mendorong peran perempuan dalam transformasi sosial menuju masyarakat yang adil dan setara.


